The following is an example of the packet forwarding process with static routes. As you can see in the picture, PC1 is sending a packet to PC3:
Senin, 15 Maret 2010
Minggu, 14 Maret 2010
Dasar Teknik Pencahayaan Panggung
Pencahayaan merupakan bagian yang sangat penting dari teater. Setiap adegan mungkin memerlukan teknik pencahayaan yang berbeda untuk menyampaikan perasaan yang bermain. Meskipun aktor dapat memberikan gambaran tentang suasana hati, pencahayaan dapat memberikan gambaran tentang suasana hati ketika tidak ada kata-kata yang diucapkan. Dalam proses desain pencahayaan, langkah pertama yang harus diambil adalah untuk mempelajari produksi. Bagian terpenting dalam pencahayaan adalah untuk memastikan bahwa para aktor tidak berada dalam bayang-bayang dan bayang-bayang yang Anda miliki tidak mengganggu para penonton.
warna
Warna dapat memiliki efek yang drastis dalam perjalanan adegan tertentu dari penonton. Ada tiga warna dasar yang digunakan agak sering; merah, biru, dan hijau. Ini dikenal sebagai warna utama pencahayaan. Ada juga warna sekunder. Pencampuran warna cahaya jauh seperti pencampuran cat. Ketika dua warna primer digabungkan (dua primata) warna sekunder dibuat. Warna sekunder dibuat dengan mengkombinasikan warna primer dengan cara berikut.
Red dan Green | Menciptakan Kuning |
Green dan Blue | Menciptakan Cyan |
Biru dan Merah | Menciptakan Magenta |
Sensor Jarak Menggunakan Sensor Ultra Sonik
Sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara dan digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu objek tertentu di depannya, frekuensi kerjanya pada daerah diatas gelombang suara dari 40 KHz hingga 400 KHz.
Sensor ultrasonik terdiri dari dari dua unit, yaitu unit pemancar dan unit penerima. Struktur unit pemancar dan penerima sangatlah sederhana, sebuah kristal piezoelectric dihubungkan dengan mekanik jangkar dan hanya dihubungkan dengan diafragma penggetar. Tegangan bolak-balik yang memiliki frekuensi kerja 40 KHz – 400 KHz diberikan pada plat logam. Struktur atom dari kristal piezoelectric akan berkontraksi (mengikat), mengembang atau menyusut terhadap polaritas tegangan yang diberikan, dan ini disebut dengan efek piezoelectric.
Langganan:
Postingan (Atom)

