Sabtu, 20 Maret 2010

Perancangan Pembangkit PWM dengan IC 555

Pembangkit PWM dirancang menggunakan IC pewaktu 555. IC pewaktu 555 yang dirangkai sebagai multivibrator astabil dapat menghasilkan tegangan pulsa 5 volt. Tegangan pulsa 5v tersebut dapat diatur duty cycle-nya dari 50% sampai dengan 100%. Duty cycle yang diinginkan dapat dicapai dengan mengatur nilai-nilai RA, RB dan C. Tegangan inilah yang kemudian dijadikan sebagai sinyal PWM. Rangkaian IC 555 sebagai multivibrator astabil ditunjukkan oleh gambar .



  • Menentukan Nilai RA, RB dan C
Sinyal PWM dirancang bekerja dengan frekuensi 50kHz, maka nilai RA, RB dan C akan dapat ditentukan dengan persamaan
                                             duty cycle = (RA+RB)/(RA+2RB)
Sinyal PWM dirancang dengan nilai % duty cycle 60%, 70%, 80% dan 90%. Dua persamaan di atas akan digunakan untuk menentukan masing-masing R­A dan RB dengan C = 10nF.
  • Simulasi Rangkaian Pembangkit PWM dengan EWB 5.12
          Keluaran PWM diambil dari keluaran kaki tiga IC 555. Nilai duty cycle ditentukan oleh RA dan RB yang berkaitan dengan periode Ton dan Toff pulsa PWM. Keluaran kaki tiga IC 555 kemudian diumpankan pada IC gerbang ‘not’ 74ls04 agar didapat variasi PWM yang lebih beragam. Keluaran IC 74LS04 merupakan hasil pembalikan logika dari keluaran IC 555. Jika keluaran yang ditunjukkan oleh IC 555 berupa sinyal PWM dengan duty cycle 60% maka keluaran 74LS04 berupa sinyal PWM dengan duty cycle 40%. Simulasi keluaran kaki tiga IC 555 ditunjukkan oleh gambar berikut




0 komentar:

Poskan Komentar